SEMERU (The highest volcano that I’ve conquered in Java, that was the very first one) #Part II

Ini foto-foto dari perjalanan kita !

 Bangun pagi, buka tenda , udah di sapa indahnya pemandangan di rakum


 Sunrise nya magnificient



 
 Menghangatkan tubuh


 Ini yang dinamakan tanjakan cinta, keliatannya aja gampang, try me please !


Ditengah perjalanan dari Rakum menuju Kalimati
 

Plank info MDPL

Mendekatkan diri ke Wajah Mahameru !
Pada saat dibawah dan memandangi tingginya puncak Mahameru, 
berasa gak yakin bisa nyampe puncak, but yeah, Try me ?

INFO; Liat kan gunung tersebut terdiri dari dua bagian, bagian pertama terdiri dari kaki gunung sampai pertengahan gunung, Kamu akan melewati pepohonan dan debu dari sisa abu vulkanik. Dan bagian kedua terdiri dari Kerikil dan bebatuan besar.

[TIPS] sangat di harapkan pada pendaki pemula untuk “watch your step” ketika menginjakkan kaki, kalian harus hati-hati agar batu yang kamu injak tidak jatuh menggelinding mengenai batu lain yang lebih besar jika hal itu terjadi akan membahayakan para pendaki yang berada di belakang kamu. Jangan egois, mau nya melangkahkan kaki cepet cepet tanpa memperdulikan pendaki yang lain. Be a good climber bro.

Kita sampai di Kalimati pada sore hari, setelah selesai masang tenda, istirahat bentar, makan. Terus nyantai di depan tenda, kebetulan ketemu ama pendaki senior, kenapa aku bilang dia pendaki senior, karena dia udah beberapa kali naklukin puncak Rinjani. Kereeen.

Dia cerita, klo kemarin pas dini hari dia gagal sampe puncak, itu dikarenakan ada dua sejoli yang terpisah dari group, dan parahnya lagi, yang cewe kena Hypothermia (klo kurang paham dengan istilah tersebut, silahkan googling). Terus yang cowo nya bingung mau apa; pertama mungkin karena terpisah dengan kelompok dan gak tau harus berbuat apa-apa dan mungkin juga dia pendaki dadakan yang tidak memncari atau belum sempat mencari tau tips dan trik mendaki gunung Semeru. Syukurkan, Om Senior tersebut dengan bijak menolong si korban secara sigap dan menggotong si korban ke bawah, padahal lumayan jauh lho dari tengahnya gunung semeru.
[POINT]  yang mau aku sampaikan adalah; jangan pernah terpisah dari kelompok, pokoknya stay close, cari tau tips dan trik mendaki gunung. Solidaritas di gunung begitu tinggi, hingga Om senior tersebut rela membatalkan naik ke Mahameru demi pendaki lain, quote beliau “nyawa orang lain lebih berharga daripada egoism diri sendiri untuk kepuncak, kalo gagal muncak kan masih ada kesempatan berikut nya, nah kalo nyawa? Ya gak ada istilah yang kedua” begitu kata beliau. Philosophy hidup yang sebernya akan kamu temui ketika kamu melakukan perjalan ke pucak gunung, ingat, stay close, safety first, buang jauh jauh egoism dan individualis.


Istirahat sebentar 

        I made it for my brother, kamu dapat salam dari Indonesia, ecielahKita briefing jam 11 malam, berangkat jam 12 malam, dan aku adalah anggota group yang terakhir sampai puncak Mahameru. Aku sampai pada jam 8.30an pagi. Itu artinya, aku hanya bisa 30 menit berada di puncak.  

     [INFO] Karena pada jam 9 pagi ke atas, gas beracun keluar dan menyebar di permukaan Mahameru, yang mengerikan itu adalah, gas nya tidak berbau, berwarna dan berasa.
Di puncak Mahameru

Dan yang terakhir, Mari Pulang, oh ya, satu diantar temen group kita gagal naik, karena sesuatu dan lain hal, tak apalah, daripada dipaksakan, masih ada kesempatan berikutnya, Setuju?
     
        Itu cerita singkat dan pengalaman ku, stay tune for the next one >> Detail perjalan dari Ranu Pani – Pos 1, 2, 3, dan 4, - Ranu Kombolo – Kalimati – Arcopodo – Mahameru – Tumpang – Malang.
 

   Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca.
Kalau ada pertanyaan atau hal yang kurang jelas, silahkan tulis pertanyaa para TABANGers, tolong di Share juga ya…


Salam Hangat dari Malang.
Sincery, the Author Alpian H. Keroe
Ditulis pada Friday, Dec 5th 2014, 10.48 AM
Terima Kasih
SHARE

Talapak Batis Urang Banua

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

4 komentar:

  1. Wowww,, Pengeeen ke Sanaaaa... heeee,, Mau ngerasain

    Keren Perjalanannya.., kira-kira durasi waktu perjalanan yang normal berapa Ya?
    mohon infonya..

    BalasHapus
  2. Suatu hal yg menarik untuk dilihat dan mungkin saat mata memandang ke arah kejauhan disitulah terdapat kebebasan yang mungkin membelenggu dalam jati diri. Terus kan....... dan jadilah orang-orang yang kompak dalam meraih tujuan

    BalasHapus
  3. Itu tanjakan cinta..katanya kalau pas lg mendaki kaga nengok2 kebelakang..cinta nya bakal abadi...

    BalasHapus
  4. Titanium Rod | T-Titanium-Arts
    The titanium titanium trimmer as seen on tv rod is a guy tang titanium toner new, new design that combines titanium scooter bars the strength of micro touch hair trimmer the titanium chords ultrituan with a premium quality, high quality steel.

    BalasHapus